Saatnya Media Massa Diboikot

Media sekarang hanya menampilkan sisi buruk dari pemerintah tanpa memberi solusi. Demikian pernyataan yang di lontarkan Sekretaris Kabinet Dipo Alam. Bahkan beliau mengaku memerintahkan sekjen dan humas di sejumlah lembaga pemerintah untuk memboikot media yang terus-menerus mengkritik pemerintah.

Tak pelak statement ini langsung mengundang reaksi dari berbagai pihak. Kalau statement ini dipublish pertama kali  di twitter oleh sekretaris kabinet mungkin bisa menjadi trending topik :ngakak

Separah inikah media massa sekarang ini sehingga harus dihukum dengan pemboikotan?

Saya sendiri ngga tahu media mana yang menjadi sorotan dari pak Dipo Alam, namun hal ini justru sangat disayangkan oleh berbagai pihak termasuk saya salah satunya (numpang ngetop). Saya sendiri setuju dengan apa yang dikatakan oleh pak Mahfud MD bahwa aksi boikot yang dilakukan institusi kenegaraan tidak sejalan dengan UUD 1945 (dikutip dari vivanews.com).

sekretaris kabinet dipo alam boikot media massa Saatnya Media Massa Diboikot

Image from google

Saya sendiri berpendapat bahwa aksi boikot terhadap media bukanlah menjadi salah satu jalan keluar terhadap berbagai kritikan yang dialamatkan kepada pemerintah saat ini. Bagi saya jika pemboikotan tersebut dilakukan hanya akan menggambarkan sikap yang kekanak-kanakan dari pemerintah.

Namun selayaknya juga media masa bersikap fair terhadap pemberitaan yang dilakukan. Jangan hanya selalu mengungkit kesalahan/kelemahan dari pemerintah tapi tidak mengekspos segala keberhasilan yang telah dicapai pemerintah. Apa memang berita mengenai keberhasilan pemerintah kurang menarik dibanding dengan berita mengenai kesalahan yang dilakukan pemerintah?

Sudah selayaknya media masa melakukan pemberitaan yang berimbang , jangan hanya melihat sisi buruk dari seseorang atau satu institusi yang menjadi objek pemberitaan. Bagi saya pemberitaan media seharusnya seperti review yang dilakukan oleh para blogger (melihat dari dua sisi yakni kelebihan maupun kekurangan).

So, bagaimana menurut bro and sis tentang statement Sekretaris Kabinet Dipo Alam untuk memboikot media yang terus-menerus mengkritik pemerintah? Silahkan kasih komentar, komentarnya tidak akan saya moderasi jadi kita bisa saling bertukar pikiran dan yang pasti bro n sis tidak akan saya boikot :ngakak ….  Enjoy blogging

Advertisement

34 Responses to “Saatnya Media Massa Diboikot”

  1. tomi
    23/02/2011 at 00:29 #

    setuju dan tidak setuju mas. ada beberapa hal yg sebenarnya tak perlu dipublikasikan demi stabilitas nasional… soalnya malah ada pemberitaan yg ngawur dan malah meresahkan masyarakat

  2. 23/02/2011 at 00:37 #

    Kalau dibilang kekanak-kanakan kayanya betul juga atau boleh dibilang udah mulai keblinger sama yang namanya demokrasi tapi anti kritik, liat aja waktu tokoh agama mulai berkomentar besoknya pemerintah mulai beraksi tapi akhirnya jadi bumerang sendiri, sekarang ada lagi wakil pemerintah yang gerah liat berita di tv.

    Saya setuju harusnya media menyajikan berita berimbang, tapi mau memberitakan apa ya karena yang selama ini menjadi sorotan publik seperti kasus korupsi toh ga selesai2 juga atau minimal berkurang.

    Ga diboikot aja saya ga ngeh apa aja iklan pemerintah apalagi diboikot 🙂

    • 23/02/2011 at 11:57 #

      Keblinger itu artinya apa bro?

      • 23/02/2011 at 12:54 #

        Saya juga bingung menjelaskannya bro 🙂
        istri sy juga ternyata ga tau apa artinya hahaha

  3. dery
    23/02/2011 at 08:23 #

    memang sebaiknya dihilangkan aja media masa yang hanya mengkritik..
    mungkin karena begitu,, yang terlihat di indonesia hanyalah sisi negatifnya..
    coba kalo media masa memunculkan sisi yang positif dari indonesia.. pasti bisa memunculkan rasa nasionalisme juga.. 😀

    • 23/02/2011 at 11:59 #

      Makanya sebaiknya pemberitaan media itu harus berimbang jangan hanya menampilkan sisi negatif. Tapi kalau melakukan pemboikotan menurut saya itu bukanlah hal yang bagus untuk dilaksanakan

  4. zul
    23/02/2011 at 10:36 #

    sebenarnya media itu disebutin ga sih sob?yg mana aja gt?

    • 23/02/2011 at 12:02 #

      Itulah bro, setahu saya hingga sekarang ini kedua media massa tersebut tidak disebutkan secara jelas…

    • 25/02/2011 at 12:09 #

      Sekarang udah mulai kelihatan bro… Soalnya sudah ada yang mulai klarifikasi dan meminta permohonan maaf dari Dipo Alam

  5. Agus Siswoyo
    23/02/2011 at 13:06 #

    Sampai kapanpun media massa tidak akan berubah. Mereka ada karena hasil interaksi manusia dan memang dibutuhkan.

  6. 23/02/2011 at 14:19 #

    kalau saya tidak setuju media masa di boikot, apapun itu pasti ada kekurangan dan kelebihannya, sudah seharusnya sebagai pembaca memberikan masukan2 yang sifatnya membangun bukan dengan cara memboikot

    • 23/02/2011 at 19:31 #

      Kalau media massa diboikot ngga akan bedanya dengan jaman orba, yang menentang pasti akan diasingkan :hammer

  7. carnicus
    24/02/2011 at 09:54 #

    media masa memang sdh sungguh keterlaluan, tpi boikot bkn satu2nya jalan keluar, hrusnya pemerintah dengan segala powernya bisa membungkam/menekan media tanpa perlu terekspos, seperti dibanyak negara maju lainya (yg konon mendewakan kebebasan), sdikit lebay (baca:berlebihan) memang, tpi kadang langkah seperti ini harus dilakukan. demi melindungi negara.

    • 24/02/2011 at 14:23 #

      Membungkam dengan cara yang bijak bukan dengan power yang dimiliki (bermain cantik, oy to sob?).

  8. 24/02/2011 at 11:38 #

    klo diliat2 emg media sekarang kayak gt…… namun ada sisi positifnya juga koq, biar masyarakat luas bisa ngerti kondisi bangsa ini

    • 24/02/2011 at 16:51 #

      Masa rahasia dapur bangsa kita harus diberitahukan hingga keluar negri? Apa kata dunia?

  9. JhezeR
    24/02/2011 at 12:39 #

    mari kita kembali ke Orba… dikit² kritik pemerintah kena larang bahkan bisa terancam jiwanya…takutt..
    hmm..klo internet ampe kena blokir, awas ntar tuh si dipo *devil inside*

    • 24/02/2011 at 14:15 #

      Kalau sampai jaringan internet juga kena boikot maka kita akan seperti rakyat mesir. But saya yakin pemerintah tidak akan senaif itu hingga memboikot jaringan inet

  10. Ansen
    24/02/2011 at 13:54 #

    mati dua tumbuh dua ribu. dengan memboikot kedua media itu hanya akan menambah kuman & virus di pikiran masyarakat terhadap pemerintah. namun juga bagi media, berikanlah hembusan angin segar terhadap emosi (semangat) pemerintah dengan pemberitaan positif (juga) jangan hanya yang minus. dengan sentuhan lembut disertai wewangian niscaya mereka akan menjadi lebih bijak, dan bisa membawa bangsa ini ke jalan yang sudah di gariskan olehNya (maksudku ke jalan perubahan yang lebih baik). Pemerintah tuan tanah loh.. :-p

  11. 24/02/2011 at 17:12 #

    Harusnya kedua belah pihak saling introspeksi diri saja deh. Pemerintah sudah selayaknya memperbaiki dan meningkatkan kinerja mereka. Di sisi lain, media massa juga harusnya bisa lebih berimbang lagi dalam menulis/memberitakan.

    Khusus buat media, masih bisa ditolerir jika tidak ditunggangi kepentingan pihak tertentu (di balik layar). Kalaupun ingin mengkritik, tentunya harus punya dasar yang kuat dan objektif. Bukan sekadar mengumbar prasangka yang belum terbukti kebenarannya.

    • 24/02/2011 at 22:36 #

      Mudah-mudahan pemberitaan media massa (kritik terhadap pemeritah) tidak ditunggangi sekelompok orang tapi apalagi yang berkepentingan politik

  12. tonykoes
    24/02/2011 at 20:29 #

    Menurut saya Jangan di boikot akan tetapi cukup diberi batasan saja… Kebebasan media jangan terlalu kebablasan..Memang dari segi pemerintahan kita ini banyak kebobrokan.. akan tetapi bila publikasi di media terlalu berlebihan artinya tidak diberi filter hal ini menurut saya menjadi celah negara lain untuk masuk.. Contoh berita-berita di salah satu tv yang selalu terdepan mengabarkan, apakah mereka sadar bahwa oarng-orang/negara malaysia dan singapura misalnya bisa menonton semua pemberitaan yang disiarkan..?
    Mungkin sebaiknya Indonesia harus memiliki TV kabel saja, sehingga tidak semua berita bisa diakses oleh negara lain..!

    • 24/02/2011 at 22:53 #

      Bagaimana dengan Undang-Undang Pers (UUP) dan ketentuan dalam P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran) yang memberikan “kebebasan” kepada pers?

  13. dHaNy
    25/02/2011 at 02:10 #

    Media massa merupakan ajang propaganda dan campaign terkuat. Sudah bukan menjadi rahasia lagi mereka berlomba2 menyajikan berita yang terdepan meskipun dampak dari penyajian itu belum tentu baik untuk masyarakat. Masyarakat kita butuh motivasi untuk selalu kuat dalam memperjuangkan kesejahteraan hidupnya, bukan diusik dengan masalah2 negara yang seharusnya sudah ada yang menanganinya…

  14. Erdien
    25/02/2011 at 04:23 #

    Memang sieh, orang itu kebanyakannya LEBIH SUKA membicarakan keburukan orang lain daripada kebaikannya. Makanya yang timbul adalah kedengkian dan kekacauan di mana-mana 🙂

    • 25/02/2011 at 09:31 #

      Yup, keburukan lebih mudah terekspos dari pada kebaikan…

  15. 25/02/2011 at 15:33 #

    Dipo Alam itu engga sadar dia itu hidup di zaman apa!

  16. 25/02/2011 at 16:16 #

    Jangan2 nanti blog juga diboikot ya! Tapi setuju yang disampaikan Kang Erdien, banyak yang tidak intro terhadap dirinya sendiri termasuk media

    • 27/02/2011 at 21:09 #

      Jangankan blog, inet saja bisa diboikot bro (seperti yang terjadi di mesir beberapa waktu lagi). Blog tidak bisa diboikot, tapi tekanan terhadap narablog bisa saja terjadi.

  17. 25/02/2011 at 19:18 #

    sudah sering kok narasumber wartawan memboikot, misalnya dengan bilang “no comment” :siul

  18. 01/03/2011 at 23:36 #

    saya juga ga terlalu paham dengan apa yang dimaksud dengan berita di dalam media karena berdasarkan pengamatan saya ternyata yang namanya berita itu adalah selalu saja tentang kejahatan. Jarang ada kebaikan yang jadi sebuah berita apalagi sampai jadi topik seminggu penuh. Jadi sejak saat itu saya berpikir yang namanya berita adalah kejahatan. hahaha_ 🙂

    • 02/03/2011 at 18:12 #

      Kalau memuat unsur kebaikan ratingnya mungkin akan turun bro, makanya sangat jarang ada berita yang memuat unsur kebaikan..

  19. Reseller hosting
    09/09/2014 at 18:21 #

    Terima kasih atas informasinya, semoga bermanfaat untuk semua orang 🙂

Leave a Comment

2+2